Macam - macam upacara adat di Indonesia


Kredit foto by ppkn.co.id


 Indonesia negara dengan beribu pulau, beribu suku adat, beribu bahasa daerah, Negeri yang Kaya akan sumber daya Alam dengan bentangan gari Khatulistiwa yang membujur dari ujung timur sampai barat. 


Dengan beribu Suku Adat, pastinya bangsa Indonesia memiliki beragam upacara adat. Upacara adat di Indonesia sangat beragam, Berikut adalah macam-macam upacara Adat yang ada di Indonesia.


- Tabuik 

Upacar Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di pantai barat, Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun temurun. Upacara ini dilakukan di gelar di hari Asura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Islam. 


- Dugderan

Upacara ini digelar untuk menandai datangnya bulan puasa Ramadhan. Upacara ini berasal dari Semarang, karena upacara ini hanya di lakukan oleh masyarakat Semarang maka, upacara ini dijadikan semacam upacara tradisional. Kata Dugderan sendiri berasal dari bunyi Bedug dan Meriam Bambu yang memang identik dengan Bulan Puasa. Upacara ini dilakukan tepat satu hari sebelum puasa Ramadhan, mulai dari pagi hingga sore hari menjelang senja.


- Rambu Solo'

Rambu Solo' adalah upacara untuk penghormatan terakhir kepada seseorang yang meninggal, sebelum jenaza di bawah ke tempat pemakaman yang terletak di tebing Goa. Upacara ini berasal dari Toraja, arti Rambu Solo' menurut bahasa Toraja adalah asap yang arahnya ke bawah. 


- Mapasilaga Tedong

Upacara ini berasal dari Toraja, Mapasilaga Tedong adalah upacara adu kerbau yang rutin dilakukan saat upacara pemakaman orang yang sudah meninggal beberapa tahun lalu. 


- Pasola

Pasola adalah ritual yang berasal dari Nusa Tenggara, Pasola berasal dari kata Sola yang berarti sejenis lembing kayu yang di pakai untuk saling dilempar di atas kuda yang di pacu dengan kencang oleh dua kelompok yang sedang berlawanan.


- Upacara Tiwah

Upacara Tiwah merupakan upacara adat suku Dayak, Upacara ini dilaksanakan untuk pengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke Sandung yang sudah di buat. Sandung adalah rumah kecil yang memang dibuat khusus untuk mereka yang sudah meninggal dunia. 


- Labuhan 

Labuhan adalah upacara memberi persembahan kepada Roh Halus yang berkuasa di suatu tempat. Tujuan nya tidak lain untuk keselamatan pribadi, Sri Sultan, Keraton. Upacara ini berasal dari Daerah Yogyakarta, biasanya dilakukan di pantai Parang Kusumo. Kalau upacara ini di lakukan di Pantai, maka Sesajen akan dilarung ke laut. Beda halnya kalau upacara ini di lakukan di gunung, Contohnya saja di Gunung Merapi, maka Sesajen hanya akan di letakkan di lerang gunung di sisi Tengah.


- Upacara Grebeg

Upacara ini dilakukan di Kraton Yogya 3 kali dalam setahun. Bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad, Hari Raya Idhul Fitri, dan Hari Raya Idhul Addah. Upacara ini dilakukan dengan arak - arakan Prajurit keraton dengan menggunakan pakaian kebesaran Prajurit dengan membawa senjata khusus, Panji-panji, dan Alat Musik.


Demikian Macam-macam upacara adat di Nusantara yang sudah ada sejak zaman dulu. Supaya tidak hilang tergerus dengan zaman, sebagai generasi muda mari kita bersama-sama melestarikan adat-istiadat suku kita. Untuk penjelasan yang lebih kompleks berikut saya sertakan Videonya. 



Kredit video by Unacademy - Indonesia

Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya