Tips Berhemat Ala Anak Kos

hemat anak kos


Tinggal diperantauan memang bukanlah hal yang mudah Kemampuanmu untuk bertahan hidup sangat diperlukan. Menghemat uang adalah salah satunya. 

Sebagai anak kos yang tinggal diperantauan tentunya awal bulan adalah yang ternikmat. Karena tidak perlu kita susah untuk memikirkan soal uang. 

Sedangkan akhir bulan adalah neraka.Dimana kita dipaksa untuk membatasi bahkan menghilangkan beberapa keinginan kita. Makanpun jadi harus sangat dihemat.

Kemampuan mengatur keuangan memang wajib dimiliki jika ingin bertahan di tanah perantauan. Tak peduli berapa banyak uang bulanan yang diterima, tetap tak akan terasa “cukup”, jika tidak bijak menggunakannya. 

Apalagi kalau harga barang-barang di wilayah kosan jauh lebih tinggi dibandingkan di kota asalmu. Semakin terasa berat jika kamu tak kuat menahan godaan gaya hidup yang tak sesuai saldo rekening. Kalau sudah begitu, harus siap menghadapi masa-masa kritis tiap jelang akhir bulan.

Untuk terhindar dari hal semacam itu, berikut tips berhemat yang bisa kamu lakukan;.


Buatlah Anggaran keuangan 

Catatlah pengeluaran rutin setiap kali kamu mendapat kiriman, seperti biaya sewa kos, makan setiap hari, transportasi, kuota Internet dan pulsa, hingga perlengkapan kerja atau kuliah. 


Sesuaikan anggaran dengan bujet yang dimiliki. Kamu boleh saja mengalokasikan dana hiburan dari bujet tersebut, tapi pastikan kebutuhan utama telah terpenuhi. 


Sebaiknya pilihlah kos-kosan yang menyediakan fasilitas wifi, kulkas, dan dapur umum. Lebih baik lagi, jika biaya sewa telah meliputi biaya listrik, air, gas, dan Internet. 


Masak dan bawa bekal sendiri

Membawa bekal makanan yang kamu masak sendiri, kamu bisa menghemat pengeluaran makan hingga 50 persen, bahkan sekalipun kamu membeli makan di kantin kampus. Terlebih lagi kamu bisa menyesuaikan porsi mu dan bisa juga membuat makanan sehat yang jelas bahannya.


Bawa minuman sendiri

Membawa botol minum sendiri adalah cara berhemat yang paling praktis. Anggaplah, jika beraktivitas di luar seharian kamu biasa membeli 1-3 botol air mineral kemasan 600 ml seharga Rp 2.000- 3.500 atau dalam sehari kamu bisa mengeluarkan uang hingga Rp 6.000-10.500 hanya untuk minum. 


Kurangi Nongkrong

Sesekali pergi nonton atau nongkrong bersama teman untuk melepas stres tentu sah-sah saja, bahkan kadang memang diperlukan. Tapi, mulailah waspada kalau dompetmu jadi lebih cepat menipis. 


Apalagi, jika uang bulanan jadi sering habis sebelum waktunya. Artinya, aktivitas yang dipilih sudah mulai melampaui kemampuan keuanganmu.


Untuk mengisi waktu luang sekaligus menyegarkan pikiran dari rutinitas kuliah, sebetulnya ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan. 


Manfaatkan fasilitas umum

Bagi mahasiswa, fasilitas kampus janganlah disia-siakan. Misalnya, kamu bisa mengerjakan tugas-tugas kuliah di perpustakaan yang memberikan akses Internet gratis sepanjang hari. Bandingkan jika kamu selalu memilih menyelesaikan tugas di coffee shop. Dalam sehari kamu bisa menghemat hingga Rp 50-100 ribu. 


Fasilitas kampus seperti perpustakaan biasanya juga terbuka untuk umum. Jadi bagi anak kos yang sudah tak menyandang status mahasiswa, kamu juga bisa mampir ke kampus terdekat untuk mendapatkan fasilitas serupa. 


Sediakan uang pas 

Bayangkan saat ingin makan di kantin, uang di dalam dompet masih ada satu lembar seratus ribuan. Besar kemungkinan, kamu jadi lebih bebas memilih menu makanan tanpa terlalu memperhatikan total biaya yang dikeluarkan. 


Beda halnya, jika isi dompet hanya Rp 30 ribu. Mau tidak mau, kamu pasti jadi memutar otak untuk menentukan menu makanan yang mengenyangkan, enak, tapi juga sesuai bujet.


Dengan membawa uang seperlunya, secara otomatis kamu pun hanya akan membeli hal yang diperlukan. 


Kumpulkan uang koin

Mengumpulkan uang koin bukan sekadar sebagai dana simpanan kala kepepet, melainkan sebagai salah satu cara untuk membangun kebiasaan menabung, sekalipun mulai dari nominal yang kecil.


Oleh sebab itu, sebaiknya siapkan tempat khusus untuk menyimpan uang koin tersebut . 


Cuci pakaian sendiri

Tidak malas adalah kunci untuk menghemat uang. Sebab, selalu ada “biaya” yang harus dikeluarkan di balik kemalasan. Misalnya saja, dengan mencuci pakaian sendiri. 


Namun jika waktu yang terpakai untuk mencuci telah dialokasikan untuk melakukan kegiatan produktif, seperti menjalankan pekerjaan sampingan, menggunakan jasa cuci pakaian bisa lebih efisien karena membuatmu punya lebih banyak waktu dan energi untuk mendapatkan penghasilan tambahan.




Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya