6 Penyebab Bau Mulut Yang Wajib Diketahui

penyebab bau mulut


Meski bukan masalah medis yang gawat, bau mulut sering menyebabkan seseorang kehilangan kepercayaan diri dan merasa khawatir bau mulut yang dialami akan mengganggu orang lain..

Bau mulut tidak sedap atau halitosis dapat disebabkan oleh beragam hal. Namun studi menunjukkan, 80% bau mulut disebabkan oleh adanya masalah pada kesehatan gigi dan mulut, seperti gigi berlubang atau masalah gusi. 

Maka dari itu penting untuk mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan bau mulut agar dapat melakukan tindakan pencegahan yang sesuai. Berikut ini adalah daftar penyebab bau mulut yang wajib anda pahami;

Tembakau


Produk tembakau menyebabkan bau yang ciri khasnya sendiri. Selain itu, tembakau meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi yang menyebabkan bau mulut.

Makanan


Partikel yang pecah dan tersangkut di gigi ketika makan dapat menyebabkan bau mulut. Bawang dan bawang putih adalah contoh dari makanan yang dapat menyebabkan bau mulut. Ketika pencernaan telah usai, makanan akan dibawa dalam darah ke paru-paru, sehingga dapat memengaruhi napas.

Xerostomia


Xerostomia atau mulut kering adalah suatu kondisi gangguan kesehatan yang kadang terjadi karena hal–hal kecil yang terlupakan. Salah satu penyebab mulut kering adalah kurangnya kandungan air liur di dalam mulut.

Jika Anda sedang sakit, biasanya lebih mungkin menderita xerostomia dibanding saat sehat. Penyebab lainnya adalah dehidrasi, konsumsi obat, atau saat sedang pilek. Saat pilek, seseorang dipaksa untuk bernafas melalui mulut, sehingga air liur mengering dan terjadi xerostomia.

Keringnya mulut karena ketiadaan air liur jelas membuat mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Air liur di dalam mulut berperan untuk membunuh bakteri berlebih sehingga tidak sampai mengeluarkan bau tidak sedap.  Nah , jika mulut kering dan tidak mengandung air liur, maka perkembangan bakteri di mulut jadi tidak terkendali dan menyebabkan bau mulut tidak sedap.

Kebersihan Gigi


Melakukan sikat gigi dan membersihkan gigi dengan benang dapat membantu memastikan partikel kecil makanan terurai secara perlahan. Plak bakteri dapat menumpuk apabila tidak teratur dalam menyikat gigi dan menyebabkan iritasi gusi dan peradangan di antara gigi dan gusi yang disebut periodontitis. Bahkan, gigi palsu yang tidak dijaga kebersihannya juga dapat menampung bakteri dan menyebabkan halitosis.

Obat-Obatan


Beberapa obat tertentu dapat mengurangi air liur dan meningkatkan bau. Obat-obatan dapat menghasilkan bau ketika mereka memecah dan melepaskan bahan kimia dalam napas. Contohnya termasuk nitrat yang digunakan untuk pengobatan angina (nyeri dada), beberapa bahan kimia kemoterapi dan beberapa obat penenang, seperti fenotiazin. Selain itu, Konsumsi suplemen vitamin secara berlebihan juga rentan terhadap bau mulut.

Penyakit

Penyakit, seperti kanker, gagal hati, dan penyakit metabolisme lainnya dapat menyebabkan halitosis. Hal tersebut disebabkan karena campuran bahan kimia tertentu yang mereka hasilkan. Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau asam lambung yang berlebihan juga dapat menyebabkan bau mulut, karena refluks asam lambung ke atas.




Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya