Barnum Effect : Penjebak Dalam Tes Kepribadian

Tes kepribadian



Di dunia psikologi, ada fenomena yang disebut Barnum Effect atau Forer Effect. Ini terjadi ketika seorang individu meyakini bahwa deskripsi soal kepribadian tertentu secara spesifik tertuju padanya. Padahal, deskripsi semacam itu sebenarnya berlaku untuk semua orang.

Konsekuensi dari fenomena ini adalah individu itu menjadi mudah terperdaya dan yakin betul dengan apa yang didengarnya. Efek ini sudah tidak asing lagi dalam dunia astrologi karena kerap digunakan oleh pembaca tarot, garis tangan, bola kristal, dan semacamnya untuk meyakinkan kliennya.

Pengaplikasian Barnum Effect dalam dunia psikologi juga berkaitan dengan saat seseorang melakukan tes kepribadian. Bisa saja, setelah rampung mengikuti tes, pihak yang memberikan eksperimen justru memberikan feedback yang salah.Tujuannya untuk membuat orang yang mengikuti eksperimen merasa yakin bahwa hasilnya tepat.Selain itu, fenomena yang disebut juga dengan Forer Effect ini juga berlaku saat tes dilakukan lewat komputer. 

Contohnya seperti tes kepribadian online yang mengeluarkan hasil tertentu.Kesannya seakan-akan deskripsi ini begitu akurat, padahal merupakan hal umum yang bisa berlaku untuk semua orang.Jika ditelusuri lebih jauh, poin-poin dalam tes kepribadian dengan sentuhan Barnum Effect terdiri dari kalimat yang netral.Contohnya seperti: “Anda adalah orang yang supel dan ramah, namun di saat tertentu cenderung menutup diri dan ingin menghabiskan waktu sendirian.” Ini adalah contoh eksperimen Barnum Effect dalam dunia psikologi.

Efek Negatif dari Barnum Effect

Menariknya lagi, orang yang terjebak dalam Barnum Effect juga lebih mudah menganggapnya sebagai hal akurat ketika kalimatnya positif atau baik. Adanya kalimat dalam horoskop hingga fortune cookie yang bernuansa positif membuat seseorang memiliki sikap optimis.Sayangnya, fenomena ini bisa membuat seseorang terjebak bahkan terperdaya lebih jauh, alasannya:

Menyiakan waktu

Ketika seseorang terlalu percaya dengan hal semacam ini, mereka tak akan segan menghabiskan waktu, tenaga, dan juga uang untuk mendengarkan nasihat yang seakan begitu akurat.Padahal, bisa saja itu adalah nasihat berlaku untuk siapa saja atau kebetulan saja sesuai dengan situasi yang tengah dialami.

Menerima tanpa memastikan kebenaran

Barnum Effect juga bisa membuat seseorang menelan mentah-mentah apa yang menjadi feedback dalam astrologi atau tes kepribadian. Akan menjadi semakin berbahaya apabila hal ini dijadikan landasan untuk mengambil keputusan besar.

Membuang saran yang lebih baik

Tak kalah penting, fenomena ini juga bisa membuat seseorang mengabaikan saran objektif. Mungkin, saran ini tepat dan lebih akurat, datang dari orang terdekat atau saudara.Namun karena “kemasan” dari saran ini tidak misterius seperti halnya ramalan, ada kecenderungan untuk mengabaikannya.Bisa jadi muncul keinginan mengacuhkan karena saran yang objektif ini cenderung kurang menyenangkan.




Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya