Cara Merawat Motor Matic Injeksi dan Karburator


Perawatan sepeda motor harus dilakukan secara berkala agar kondisi motor selalu terjaga. Hal tersebut juga berlaku bagi motor matic bermesin injeksi ataupun masih karburator. Perawatan motor matic juga tidak berbeda jauh dengan motor bebek ataupun motor sport. Dimana kita harus selalu melakukan perawatan secara rutin untuk mengecegah kerusakan yang tidak dinginkan. Inilah tips merawat motor matic agar awet.
  • Ganti Oli Secara Berkala
Mengganti oli secara berkala merupakan kewajiban semua pemilik kendaraan bemotor, tak terkecuali motor matic Injeksi maupun Karburator. Tujuannya adalah untuk menjaga komponen mesin dari korosi dan kehausan, sehingga motor tetap nyaman dikendarai. Selain itu, penggantian oli juga mencegah mesin mengalami overheat yang bisa berakibat terhadap kerusakan komponen mesin dan membuat pemakaian bahan bakar menjadi lebih boros.
  • Memilih Oli Matic Yang Tepat
Ada banyak sekali pilihan oli motor matic terbaik di Indonesia, seperti buatan Motul, Federal, Yamalube, Shell Advance Scooter, dll. Setiap jenis oli memiliki karakteristik berbeda-beda yang harus disesuaikan dengan spesifikasi motor matic yang dimiliki. Masbro harus memilih oli dengan tingkat kekentalan yang pas sesuai yang dianjurkan masing-masing pabrikan. Itu artinya kita tidak boleh sembarangan memilih oli, karena akan sangat berpengaruh terhadap performa dan kesehatan mesin.
  • Rutin Memanaskan Mesin Di Pagi Hari
Tujuan memanaskan mesin motor matic adalah agar oli mencapai suhu optimal dalam melumasi seluruh bagian mesin sehingga semua komponen mesin bisa bekerja secara optimal. Hanya membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit hingga akhinya motor siap digunakan. Apabila cara merawat motor matic ini tidak dilakukan, maka bisa berakibat motor menjadi brebet dan terasa kurang bertenaga.
  • Jangan Kehabisan Bensin
Banyak orang beranggapan bahwa kehabisan bensin akan membuat motor matic injeksi mengalami kerusakan. Sebenarnya anggapan tersebut salah besar, karena kehabisan bensin tidak akan berpengarun apa-apa terhadap kesehatan mesin. Namun ada baiknya kita jangan sampai kehabisan bensin yang otomatis membuat motor menjadi mogok atau tidak bisa dihidupkan.
  • Mengecek Kondisi Vanbelt dan Roller
Motor matic membutuhkan Vanbelt untuk menghubungkan mesin dengan roda. Vanbelt tersebut terbuat dari karet yang sewaktu - waktu bisa putus karena di makan usia. Masa paka Vanbelt sekitar 20.000 sampai 25.000 km. Jadi apabila sudah melewati itu, maka cara merawat motor matic yang paling tepat adalah dengan mengganti Vanbelt. Selain itu, jangan lupa memeriksa kondisi roller yang menjadi satu bagian dengan Vanbelt.
  • Menggunakan Bahan Bakar Berkualitas
Cara merawat motor matic selanjutnya adalah menggunakan bakan bahar berkualitas. Harus memakai bahan bakar yang kadar oktan sesuai dengan yang disarankan pabrikan. Semakin tinggi kadar oktan atau ron sebuah bahan bakar, maka semakin baik kualitasnya. Namun bagi pengguna motor matic bermesin 150cc ke bawah, maka memakai Pertalite atau Pertamax sudah lebih dari cukup. Sedangkan untuk motor matic 250cc ke atas, kami sarankan menggunakan Pertamax atau Pertamax Turbo.
  • Mengganti Oli Shockbreaker
Kenyamanam motor matic sangat bergantung dari shockbeaker. Apabila shockbreaker tak pernah dirawat, maka oli yang ada didalamnya akan mengering, sehingga shockbreaker terasa keras dan kurang empuk. Oleh karena itulah kami sarankan untuk mengganti oli shock motor setiap 10.000 km agar kondisi shockbreaker selalu terjaga. Selain itu, sobat juga bisa mengganti shock bawaan dengan shock yang lebih berkualitas, seperti buatan Ohlins atau YSS.

Berikut video cara merawat motor matic injeksi dan karburator


Kredit : NHIS

Kata kunci : Merawat Motor Matic, Perawatan Motor Matic, Motor Agar Awet

Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya