Ingin Lolos SBMPTN ? Lakukan 5 Cara Ini !

lolos sbmptn


SBMPTN bukanlah tes yang bisa di tuntaskan hanya dengan modal belajar satu minggu ataupun satu bulan. Untuk lolos SBMPTN kamu perlu mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Apalagi pesaing dalam SBMPTN berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Dengan berbagai macam bekal persiapan yang telah mereka lakukan, pasti akan semakin sulit untuk lolos dalam tes. Berikut ini cara yang bisa kamu lakukan untuk membantumu lolos dalam SBMPTN.

 
Pahami konsepnya


Soal-soal ujian dari tahun ke tahun memiliki pola yang tak terlalu jauh berbeda. Semakin banyak kita bertemu soal latihan, semakin kenal pula kita pada pola yang sering muncul. Sebaiknya berlatih soal-soal UTBK dalam bentuk hard copy atau soft copy? Keduanya sama-sama berguna, bahkan kita dapat memilih salah satunya sesuai dengan keadaan. Misalnya membaca buku latihan soal kesannya terlalu lebay saat menunggu menu pesanan makanan take away disiapkan, kita dapat menyimpan latihan soal dalam file dokumen di ponsel. 

Kita juga harus mampu mencermati materi ujian. Pelajari dulu dari materi dan soal-soal yang mudah, baru kemudian beranjak pada materi dan soal-soal yang lebih sulit. Hal ini terutama berlaku bila kita ingin lintas jurusan di UTBK 2021 dengan mengambil kelompok ujian IPC.

Sering Try out


Ingin tahu progress-mu belajar dan berlatih soal-soal UTBK? Kamu wajib mengikuti Try Out. Selama dalam situasi pandemi seperti sekarang, sebaiknya kita mengikuti Try Out secara online saja. Asalkan jadwalnya memungkinkan, usahakan untuk mengikuti setiap Try Out yang ada.

Mengikuti Try Out membuat kita tak hanya mengakrabkan diri dengan soal-soal ujian, tapi juga terbiasa dengan suasana ujian. Yang tak kalah penting adalah hasil Try Out. Pantau terus perkembangan hasil tryout yang kamu peroleh. Usahakan grafiknya terus meningkat.

Cari Informasi 


Sebelum benar-benar menghadapi ujian, kita perlu mengumpulkan informasi tentang UTBK. Pastinya, kita takkan bisa mengikuti SBMPTN tanpa lolos UTBK. Padahal, tak ada aturan yang mengharuskan UTBK setiap tahun pasti sama. Bahkan bisa jadi, ujian masuk PTN pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.

Misalnya saja, pilihan kelompok ujian IPC semula tersedia pada UTBK 2020. Namun demi keselamatan bersama di saat pandemi, pilihan IPC dihapuskan. Bahkan, mata uji TKA ditiadakan sehingga UTBK 2020 mengujikan TPS saja.

Dalam banyak aspek, UTBK 2020 berbeda dari UTBK 2019. Selain kelompok ujian dan mata uji, jadwal dan sesi ujian pada UBTK 2020 dan UTBK 2019 juga berbeda. Secara umum, jadwal registrasi hingga pengumuman ujian masuk PTN tiap tahunnya memang selalu berbeda. Pula, cermati dokumen apa saja yang diperlukan, baik untuk pendaftaran maupun selama pelaksanaan ujian. 

Strategi memilih Prodi 


Menentukan pilihan program studi pertama dan kedua juga akan menjadi penentu apakah kamu bisa lolos SBMPTN 2020 atau tidak. Salah dalam memilih prodi, maka nilai UTBK yang cukup tinggi juga tidak bisa memastikan kamu lolos. Sebaliknya, dengan strategi memilih prodi yang baik, peserta dengan nilai UTBK pas-pasan bisa saja lolos SBMPTN.

Cari tahu berapa kisaran skor UTBK yang diperlukan untuk masuk prodi impianmu, berdasarkan SBMPTN tahun lalu. Kamu juga bisa melihat analisa sebaran peminat atau keketatan yang biasanya ada di situs resmi SBMPTN. Semakin kecil persentase yang ditampilkan maka persaingan semakin ketat. Sebalinya, semakin besar persentase maka persaingannya semakin longgar.

Prodi pilihan 1 adalah prioritas utama. Saat kamu tidak lolos di pilihan 1, baru kamu akan diseleksi untuk prodi pilihan 2. Untuk itu tempatkan prodi dengan kriteria kelulusan skor tinggi di atas prodi yang skor lulusnya relatif rendah.

Pantau peluang dan petakan persaingan


Sambil menyiapkan diri menghadapi UTBK, jangan lupa untuk melakukan riset kecil-kecilan.  Segala sesuatu tentang jurusan dan PTN yang kita incar perlu diriset. Selain skor rerata yang lolos SBMPTN pada tahun sebelumnya, tak ada salahnya bila kita mencari tahu berapa banyak kuota mahasiswa baru yang tersedia, berapa jumlah peminat, dan berapa yang diterima.

Kalau perlu, kita dapat memetakan persaingan masuk PTN dengan lebih baik lagi – misalnya dengan melihat tren tiap tahun pada jurusan tertentu di suatu PTN. Jurusan atau prodi pertama yang dipilih di SBMPTN layak mendapat prioritas riset kita ini, Sobat. Dan bila memungkinkan, atau sekedar ingin tahu, kita juga bisa membandingkan jurusan-jurusan di PTN lain.






Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya