Jenis-Jenis Asuransi dan Hal Yang Wajib Diketahui

 
jenis asuransi


Kesalahpahaman antara definisi investasi dengan asuransi sering kali terjadi. Menurut definisinya asuransi dengan investasi jelas sekali perbedaannya. Asuransi bertujuan untuk memberikan perlindungan dari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Sedangkan investasi bertujuan untuk menumbuhkan uang yang dimiliki agar kebutuhan untuk mencapai tujuan finansial di masa yang akan datang dapat dipenuhi, sekaligus menjaga daya beli yang dimiliki oleh seseorang agar tidak habis terkuras oleh inflasi. 


Walaupun ada produk asuransi ada yang dikombinasikan dengan investasi (unitlink) tapi tujuan utamanya adalah tetap sebagai perlindungan.

Sedangkan. menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asuransi adalah perjanjian antara perusahaan asuransi dan pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh perusahaan asuransi sebagai imbalan untuk :

a. memberikan penggantian kepada tertanggung atau pemegang polis karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti;atau

b. memberikan pembayaran yang didasarkan meninggal atau hidupnya tertanggung dengan manfaat yang besarnya telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Istilah pemegang polis (sebutan bagi orang yang membeli asuransi) nantinya  memiliki kewajiban untuk membayar sejumlah uang yang disebut premi kepada pihak perusahaan asuransi.


Lalu perusahaan asuransi menyetujui untuk memberikan kompensasi serta proteksi terhadap kerugian di masa depan yang mungkin menimpa pemegang polis dari perusahaan asuransi tersebut.


Ketika pemegang polis atau peserta asuransi atau tertanggung mengalami musibah dan mendapat kerugian atau pun kerusakan yang tercantum dalam kontrak, tertanggung berhak mengajukan klaim asuransi.


Penerima asuransi ini tidak hanya tertanggung yang namanya tercantum sebagai pemegang polis dari perusahaan asuransi tetapi juga bisa orang lain yang ditunjuk langsung oleh tertanggung.

jenis-jenis asuransi


Membahas jenis-jenis asuransi artinya mengelompokkan fokus dan risiko, agar dapat ditentukan ukuran keseragaman dalam risiko yang ditanggung sesuai jenis kebijakan. Berikut ini jenis-jenis asuransi yang ada di Indonesia:

1. Asuransi Jiwa

Jangan lagi menganggap asuransi jiwa terkesan menyiapkan dan mendahului Tuhan soal kematian. Asuransi jiwa justru akan melindungi keluarga jika pencari nafkah meninggal dunia. Terdapat tiga jenis asuransi jiwa,

– Term Life:
Asuransi jiwa ini akan memberi perlindungan dalam jangka waktu 1,5 atau 10 tahun. Walaupun nilai pertanggungan produk asuransi jiwa ini jauh lebih besar, uang premi hangus di akhir periode.

– Whole Life:
Perlindungan asuransi jiwa ini seumur hidup, tetapi preminya lebih mahal. Jika pemegang polis tidak meninggal selama masa kontrak, maka uang pertanggungan dapat di klaim namun jumlahnya tidak sebesar produk asuransi jiwa term life.

– Unit Link:
Unit Link merupakan asuransi yang tergolong jenis asuransi nontradisional. Pengertian dari unit link adalah produk asuransi yang mengombinasikan asuransi dan produk investasi. Jadi, ibaratnya dana nasabah dipecah dan dimasukkan ke dalam dua keranjang,

 sebagian masuk keranjang premi asuransi untuk perlindungan dan sebagian lagi disetorkan oleh perusahaan asuransi ke manajer investasi agar dikelola sebagai investasi. Keputusan penempatan investasi sepenuhnya ada di tangan nasabah.


2. Asuransi Kesehatan


Asuransi kesehatan merupakan produk asuransi yang menangani masalah kesehatan tertanggung karena suatu penyakit serta menanggung biaya proses perawatan. Umumnya, penyebab sakit tertanggung yang biayanya dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi adalah cedera, cacat, sakit, penyakit kritis, hingga kematian karena kecelakaan.


Pada umumnya perusahaan-perusahaan dengan skala menengah sampai besar sudah memberikan asuransi kesehatan kepada setiap karyawannya. Tetapi sebagai karyawan sangat disarankan untuk menambah asuransi kesehatan agar lebih terlindungi.


3. Asuransi Pendidikan


Tiap orang tua pastinya tak mau pendidikan anaknya putus ditengah jalan. Apalagi saat ini biaya pendidikan pasti meningkat tiap tahunnya. Kesadaran akan hal tersebut membuat asuransi pendidikan saat ini banyak diminati. 

Asuransi pendidikan saat ini dikombinasikan dengan asuransi jiwa. Asuransi pendidikan bisa menjadi solusi bagi rencana para orang tua untuk meringankan tingginya biaya pendidikan.


4. Asuransi Dana Hari Tua


Asuransi dana hari tua atau pensiun secara produk saat ini banyak yang di kombinasikan dengan produk asuransi jiwa. Tujuan dari asuransi ini adalah untuk melindungi kecukupan finansial seseorang ketika sudah tidak produktif lagi. 

Mudahnya, Asuransi ini membantu kita dalam mengumpulkan dana pensiun. Ketika masa pensiun datang, kita bisa mendapatkan jumlah pensiun reguler. Bila terjadi kasus kematian, keluarga tertanggung dapat mengklaim uang pertanggungan.


5. Asuransi Umum


Asuransi umum menawarkan kompensasi finansial atas kerugian selain kematian. Asuransi ini mengasuransikan segalanya selain dari kehidupan manusia, seperti rumah, mobil, sepeda, kesehatan, perjalanan dan lain-lain. 

Sederhananya, asuransi umum menawarkan perlindungan finansial untuk semua aset tertanggung terhadap kehilangan, kerusakan, pencurian dan kewajiban lainnya.
Asuransi umum sendiri punya bebera jenis dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita sebagai nasabah, antara lain:


 Asuransi Kesehatan
Asuransi Properti
Asuransi Rumah
Asuransi Kebakaran
Asuransi Kendaraan
Asuransi Perjalanan
Asuransi Pekerja
Asuransi Sosial
Asuransi Properti dan rumah


Asuransi ini memberikan proteksi terhadap kehilangan atau kerusakan yang mungkin terjadi pada barang-barang tertentu milik pribadi tertanggung. Asuransi ini juga melindungi dan memberikan keringanan bilamana rumah atau properti tertanggung lainnya mengalami musibah seperti kebakaran, kemalingan, longsor/gempa bumi, tsunami dan lain sebagainya.


6. Asuransi Bisnis


Asuransi ini merupakan layanan proteksi terhadap kerusakan, kehilangan, maupun kerugian dalam jumlah besar yang mungkin terjadi pada bisnis seseorang. Asuransi ini memberikan penggantian dari kerusakan yang diakibatkan oleh kebakaran, ledakan, gempa bumi, petir, banjir, angin ribut, hujan, tabrakan, hingga kerusuhan.


Perusahaan asuransi biasanya menawarkan berbagai macam manfaat dari asuransi bisnis seperti perlindungan terhadap karyawan sebagai aset bisnis, perlindungan investasi dan bisnis, asuransi jiwa menyeluruh untuk seluruh karyawan, hingga paket perlindungan asuransi kesehatan bagi karyawan.




Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya