Cara Mengatasi Efek Samping Vaksin COVID19

covid19 vaksin


Semua jenis vaksin memang memiliki efek samping, termasuk juga vaksin covid-19 yang saat ini sudah lebih dari 400 juta dosis disuntikkan. Beberapa efek samping dari vaksin mulai dari demam, kelelahan dan sakit badan, pusing, dan mual. Bahkan, beberapa dari penerima vaksin AstraZeneca dilaporkan mengalami penggumpalan darah usai disuntik. 


Jika Anda telah menerima suntikan COVID dan menderita akibat reaksinya, wajar untuk mencari solusi dan cara untuk meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, untuk membantu Anda melalui proses ini, beberapa dokter dan profesional medis menjelaskan tentang pentingnya menerima vaksin COVID, tetapi juga memberikan wawasan mengatasi berbagai efek samping vaksinasi.


Efek samping umum 

Efek samping umum adalah efek samping yang timbul dan dirasakan di seluruh tubuh. Efek samping umum akibat vaksin Covid-19 cukup banyak, diantaranya kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, demam, dan mual. Untuk meredakan efek samping di atas, Anda hanya perlu meminum obat yang bisa dibeli di apotek tanpa resep.


Contoh obat-obatan yang bisa Anda minum antara lain parasetamol dan ibuprofen. Obat-obatan tersebut terbukti bisa mengurangi atau menghilangkan gejala atau rasa tidak nyaman yang ditimbulkan akibat vaksin. Selain itu, untuk meredakan efek samping demam, pastikan Anda meminum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi. Anda juga sebaiknya menggunakan pakaian yang tipis untuk mencegah panas terperangkap di dalam tubuh Anda. Tidak direkomendasikan untuk meminum obat sejak sebelum menerima vaksin untuk mencegah timbulnya efek samping setelah vaksin.


Efek samping lokal 

Efek samping lokal adalah efek samping pada lengan tempat disuntikkannya vaksin. Efek samping lokal yang umum terjadi adalah nyeri, pegal, kemerahan, dan bengkak. Untuk mengatasi efek samping ini Anda bisa melakukan beberapa hal. Pertama, Anda bisa menceluplak handuk ke air dingin, lalu menempelkannya ke tempat suntikan. Ini akan meminimalisir rasa sakit dan bengkak. Selain itu, penting untuk terus menggerakan lengan Anda untuk beraktivitas dan berolahraga ringan. Ini akan membantuk mengurangi bengkak dan pegal pada lengan yang divaksin.


Walaupun efek samping yang telah disebut di atas adalah reaksi normal dari tubuh, ada beberapa kondisi dimana reaksi tubuh menjadi tidak normal. Jika terjadi reaksi berlebih atau tidak normal pada tubuh Anda segera hubungi dokter.


Reaksi tidak normal yang pertama adalah jika kemerahan atau nyeri pada lokasi suntikan semakin membutuk setelah lebih dari 24 jam. Kedua, jika efek samping yang telah disebutkan di atas tidak mereda walau telah berlangsung beberapa hari.




Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya