Tips Cerdas Melatih Anak Lebih Fokus Dalam Belajar

 

fokuskan anak


Setiap anak pasti memiliki tingkat konsentrasi dan juga fokusnya masing- masing, sehingga keadaannya pastilah akan sangat berbeda dari sau anak ke anak yang lainnya. 


Fokus atau konsentrasi bisa dikatakan sebagai kemampuan otak kita untuk bisa mmeusatkan perhatian dan juga pikiran pada suatu objek tertentu, dan dalam hal ini akan sangat berpengaruh pada berbagai hal, misalnya saja faktor lingkungan,  perkembangan atensi anak, motivasi, faktor ketetarikan, tujuan, emosi. kondisi fisik, dan tujuan lainnya. 


Adapun hal yang biasanya amat sangat berhubungan dengan konsentarsi adalah belajar karena di dalam belajar tentu saja kita membutuhkan yang namanya konsentrasi dan juga fokus.



Untuk itu setiap orang tua maupun guru biasanya memang mencari cara agar anaknya bisa berkonsentrasi dengan baik. untuk itu dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara yang tepat untuk membuat anak fokus dan juga konsentrasi:



Sempatkan waktu untuk anak berlatih fokus

Psikolog klinis Jamie Howard, PhD, mengatakan sempatkan waktu untuk melatih anak fokus. Di usia 4 - 5 tahun, anak biasanya bisa berkonsentrasi selama 5 - 20 menit di satu objek atau satu aktivitas.



Buat lingkungan nyaman

Fokus umumnya dibutuhkan anak saat belajar atau mengerjakan PR. Maka dari itu, coba ciptakan lingkungan yang nyaman buat anak belajar. Beri anak meja belajar yang nyaman dengan penerangan cukup. Kemudian, ciptakan suasana sunyi dengan mematikan TV, HP, bahkan laptop.

"Di usia sekolah dasar, orang tua masih perlu mengawasi anak agar mereka bisa fokus dan menyelesaikan tugasnya. Tapi, seiring bertambahnya usia anak, biarkan mereka mengatur waktunya sendiri. Orang tua hanya perlu memberi masukan atau saran ketika dirasa ada hal yang kurang cocok," papar Howard.



Beri waktu istirahat

Fokus bisa mengurangi energi. Untuk itu, agar anak enggak terlalu lelah, Howard menyarankan beri mereka waktu istirahat, terutama setelah mengerjakan PR. Dengan kata lain, memberi merea istirahat sejenak bisa jadi ice breaking dan isi ulang energinya.

Kata Howard, anak usia SD bisa Bunda kasih waktu istirahat dengan memberinya snack atau bermain sejenak. Sedangkan, anak remaja bisa beristirahat dengan melakukan hal yang dia suka, bukan tak mungkin mereka mengecek sosial medianya, Bun.


Jauhkan gadget dari anak

Bagi anak-anak yang sudah kecanduan gadget seperti ini, orang tua juga bisa mencari berbagai cara agar anak bisa menghilangkan kebiasaannya untuk bermain gadget terus-terusan, dengan cara menjauhkan gadget dari ruangan lain, misalnya menaruh hp, televisi dan juga komputer di dalam ruagan yang berbeda.

Jangan disatukan dengan ruang tempat dimana anak sedang belajar, hal ini juga bisa melatih fokus dan konsentrasi anak nantinya.



Menemukan metode yang tepat.

Setiap anak pasti memiiki cara yang berbeda agar bisa berkonsentrasi, begitupun dengn lamanya wajtu dia bisa berkonsentrasi, sebaiknya orang tua juga bisa menemukan metode psikologi pendidikan yang tepat untuk anak, agar anak juga bis atelatih agar bisa fokus dan memiliki konsentrasi yang tepat untuk dirinya.



Memberikan tanggung jawab pada anak

Dengan mengajarkan tanggung jawa pada anak, hal ini juga bisa membuat anak lebih bertanggung jawab pada dirinya sendir, sehingga secara tak langsung akan mengajarkan anak juga untuk levh bisa fokus dan juga konsentrasi. Anak akan merasa diberikan kepercayaan oleh orang tua atau guru, dna ini juga bisa membnagun konsentrasi serta fokus anak nantinya.




Kirim Komentar

Info Sebelumnya Info Berikutnya